Kamis, 14 April 2011

Teknik Olah Vocal Bernasyid Sebelum Mengikuti Festival

Nasyid tentu tidaklah asing ditelinga ketika, salah satu seni islam yang awalnya bermula dari nasyid tertua 'Thola'albadru 'alaina" disaat rasulullah hijrah dari mekah ke madinah. dan diikuti dengan perkembangan seni islam lainnya seperti kaligrafi dan lain lain.

Bercerita tentang nasyid taukah kita bahwa nasyid juga terbagi atas 2 bagian dimana ada nasyid Capella (nasyid perkusi/alat music), nasyid Acapella (nasyid tanpa Alat music). untuk nasyid Capella seperti Raihan, Hijaz, Sigma, Edcoustic, Shoutul harokah, sedangkan Nasyid Acapella seperti Awan, Snada, Fatih, dan sebagainya yang menunjulkan seni music dengan menirukan bunyi/tune nada langsung dengan mulut. untuk Acapella sendiri mulanya berkembang ditanah Afrika dimana bangsa penjajah (eropa) pada saat itu tidak memperbolehkan bangsa afrika berkulit hitam untuk memainkan alat music dan mereka hanya bisa menirukan melalui mulutnya saja diacara-acara adat dan perayaan hari besar di afrika.
Taukah kita selaku pecinta seni tentu tidak sekedar hanya bernasyid dengan konsep pembagian suara saja tetapi selaku pemunsyid kita harus mengetahui apa saja dasar-dasar vokal yang menjadi pegangan bagi munsyid itu sendiri.

UNSUR-UNSUR TEKNIK VOCAL :
1. Artikulasi, adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.
2. Pernafasan adalah usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian disimpan, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan.

PERNAFASAN dibagi tiga jenis, yaitu :
1. Pernafasan Dada: cocok untuk nada-nada rendah, penyanyi mudah lelah.
2. Pernafasan Perut: udara cepat habis, kurang cocok digunakan dalam menyanyi, karena akan cepat lelah.
3. Pernafasan Diafragma: adalah pernafasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vocal yang baik.

Sebagai penyanyi yang baik tentulah kita tahu kapan kita akan menggunakan teknik pernafasan dada, perut, dan diafragma.


ISTILAH dalam bernyanyi yang baik:
1. Phrasering adalah : aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.
2. Sikap Badan : adalah posisi badan ketika seseorang sedang nyanyi, bisa sambil duduk, atau berdiri, yang penting saluran pernafasan jangan sampai terganggu.
3. Resonansi adalah : usaha untuk memperindah suara dengan mefungsikan rongga-rongga udara yang turut bervibrasi/ bergetar disekitar mulut dan tenggorokan.
4. Vibrato adalah : Usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberigelombang/ suara yang bergetar teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat lagu.
5. Improvisasi adalah usaha memperindah lagu dengan merubah/menambah sebagian melodi lagu dengan profesional, tanpa merubah melodi pokoknya.
6. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat.

Tahukah kita bahwa SYARAT-syarat terbentuknya intonasi yang baik ditentukan 3 karakter dari dalam diri kita sendiri :
1. Pendengaran yang baik
2. Kontrol pernafasan
3. Rasa musical.

Semua itu terakumulasi dalam nada yang kita keluarkan, dimana NADA itu sendiri adalah bunyi yang memiliki getaran teratur tiap detiknya.
SIFAT NADA ADA 4 (EMPAT) :
1. FITCH yaitu ketepatan jangkauan nada.
2. DURASI yaitu lamanya sebuah nada harus dibunyikan
3. INTENSITAS NADA yaitu keras,lembutnya nada yang harus dibunyikan.
4. TIMBRE yaitu warna suara yang berbeda tiap-tiap orang.

AMBITUS SUARA adalah luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang.
Seorang penyanyi professional harus mampu menjangkau nada-nada dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi sesuai dengan kemampuannya.

CRESCENDO adalah suara pelan berangsur-angsur keras.
DESCRESCENDO adalah suara keras berangsur-angsur pelan.
STACATO adalah suara dalam bernyanyi yang terpatah-patah.

SUARA MANUSIA DIBAGI 3 (TIGA) :
1. Suara Wanita Dewasa ;
- Sopran (suara tinggi wanita)
- Messo Sopran (suara sedang wanita)
- Alto (suara rendah wanita)
2. Suara Pria Dewasa :
- Tenor (suara tinggi pria)
- Bariton (suara sedang pria)
- Bas (suara rendah pria)
3. Suara Anak-anak :
- Tinggi
- Rendah.

Inilah dasar pemunsyid yang baik agar disetiap festival ataupun perform nasyid itu sendiri tim nasyid benar-benar memahami teknik dasar bernasyid yang harus dimiliki.

0 komentar: